Begitu pula pentingnya memberikan waktu berkualitas bagi anak-anak serta tidak menjadikan kesibukan sebagai alasan untuk mengabaikan mereka. Selain itu, ia menyoroti perlunya perlindungan bagi perempuan yang menjadi kepala keluarga. Kelompok ini harus mendapatkan pelatihan ekonomi agar bisa lebih mandiri serta meningkatkan kualitas hidup keluarga.
“Pemerintah daerah berkomitmen memberikan perhatian khusus bagi perempuan kepala keluarga dengan menyediakan program pelatihan ekonomi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sumbar Monika Nur mengatakan bahwa membangun ketahanan keluarga harus dimulai dari pola asuh orang tua.
“Sinergi antara keluarga, masyarakat dan lembaga adat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih kondusif,” ujarnya (rel/Salih)























































