Rio Satria menambahkan, UPTD Samsat Sijunjung saat ini mengoperasikan layanan Samsat Keliling sebanyak delapan kali setiap bulan. Namun, keterbatasan kendaraan operasional masih menjadi tantangan, mengingat luasnya wilayah layanan Samsat Keliling di Kabupaten Sijunjung.
“Meski dengan keterbatasan sarana, kami tetap berupaya menjaga pelayanan agar menjangkau masyarakat secara maksimal,” ujar Rio.
Anggota Komisi III DPRD Sumbar Daswanto mengatakan, dengan cakupan wilayah yang luas dan target penerimaan yang tinggi, Samsat Sijunjung membutuhkan tambahan personel serta sarana operasional yang memadai. Jika ini tidak segera dipenuhi, tentu akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan dan pencapaian PAD.
Ia juga menilai berbagai inovasi yang tengah disiapkan UPTD Samsat Sijunjung, seperti Samsat Drive Thru, layanan SIBER, dan Samsat Keliling, merupakan langkah positif yang perlu didukung dengan kebijakan anggaran dan fasilitas pendukung.
“Kami di Komisi III DPRD Sumbar akan mendorong agar aspirasi ini ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan, karena penguatan Samsat secara langsung berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya. (Salih)
























































