Ariswan juga mendorong para siswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang memperluas wawasan dan jaringan. “Jangan hanya belajar teori, tetapi juga praktekkan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Dengan kombinasi pembinaan karakter, keterampilan teknis, dan penguasaan bahasa asing, diharapkan generasi muda Sumbar dapat tampil sebagai pemimpin yang berintegritas, visioner, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (rel/salih)























































