Ia juga mengingatkan pentingnya terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan di era yang berubah cepat. “Sebagai siswa SMK, teruslah mengasah diri, termasuk belajar bahasa asing untuk menangkap peluang global. Penguasaan bahasa asing akan membuka pintu kesempatan yang lebih luas, baik untuk melanjutkan pendidikan, berwirausaha, maupun bersaing di dunia kerja internasional,” sambungnya.
Menurut Muhidi, pelatihan kepemimpinan seperti ini sangat strategis karena dapat membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta melatih keterampilan komunikasi dan manajemen konflik sejak dini.
Hal-hal tersebut menjadi modal penting untuk mewujudkan cita-cita, mulai dari menjadi pemimpin organisasi, kepala daerah, hingga gubernur.
Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Ariswan, yang turut hadir, menegaskan bahwa pembinaan kepemimpinan siswa SMK akan membantu mereka menentukan arah masa depan. “Tahap pertama LDK ini memberikan dasar-dasar kepemimpinan, sedangkan tahap kedua akan diarahkan pada persiapan memasuki dunia kerja atau berwirausaha,” jelasnya.























































