Ketua DPRD Sumbar Dukung Silek Tradisi Minangkabau Sebagai Ekstrakurikuler Wajib

Muhidi: Melalui latihan silek, siswa dapat meningkatkan kebugaran jasmani, melatih kekuatan, kelenturan, keseimbangan, serta daya tahan tubuh

oleh

Dalam aspek pembentukan kepribadian, silek tradisional juga melatih kesabaran, kepercayaan diri, serta pengendalian emosi. Nilai-nilai tersebut dinilai mampu membentuk sikap rendah hati sekaligus mencegah perilaku agresif di kalangan pelajar.

Sebagai warisan budaya bangsa, silek tradisional turut menanamkan nilai budaya dan nasionalisme. Melalui proses latihan, siswa dikenalkan pada tradisi, adat, serta jati diri Minangkabau dan Indonesia.

Gerakan silek yang menuntut fokus dan koordinasi juga diyakini dapat meningkatkan konsentrasi siswa dalam kegiatan belajar. Di sisi lain, silek tradisional membuka ruang pengembangan diri dan prestasi nonakademik melalui berbagai ajang kejuaraan, seperti O2SN dan POPDA.

Tak kalah penting, silek mengajarkan bela diri secara bertanggung jawab, yakni untuk melindungi diri, bukan menyerang, serta menanamkan nilai sportivitas dan etika. Selama proses latihan, siswa juga membangun kerja sama, solidaritas, dan rasa persaudaraan, sehingga tercipta hubungan sosial yang positif di kalangan pelajar.

Menarik dibaca