Tim gabungan kita telah berupaya semaksimal mungkin untuk segera memadamkan api agar tidak menjalar ke lokasi kebun masyarakat yang lainya. Di akuinya, bahwa memang tim kesulitan memadamkan api akibat lokasi lahan gambut, sehingga kendaraan tidak bisa ke lokasi. Di tambah lagi kondisi cuaca sangat panas dan ditambah lagi dengan tiupan angin kencang. Tentu dengan demikian api sulit dipadamkan akibat lahan gambut dan mudah menjalar ke lokasi kebun sawit masyarakat yang lainnya.
Kejadian kebakaran kebun sawit tersebut, awalnya diketahui oleh salah seorang warga, Efendi (45 Tahun) pada Jumat (12/2/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.
Dengan jadian itu, Efendi berserta warga setempat telah melakukan upaya pemadaman api secara bersama dengan menyiram lahan yang terbakar menggunakan air dan perlengkapan seadanya. Tapi usaha itu, tidak dapat memadamkan api dan kemudian pemilik kebun melaporkan kejadian itu kepada pihak Polsek Tanjung Mutiara, Sabtu (13/2) sekitar pukul 08.30 WIB. Dan laporan juga di melanjutkan ke kantor Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam sekitar pukul 10.24 WIB.






















































