Jengkol Antara Fenomena dan Manfaat

Jengkol adalah salah satu pangan lokal khas Asia Tenggara yang punya penggemar fanatik

oleh

SPIRITSUMBAR.COM – Jengkol (sering juga disebut jering atau jariang) adalah bagian dari kekayaan pangan Indonesia: lezat, mengenyangkan, dan punya potensi manfaat gizi—terutama dari serat dan protein nabatinya.

Jengkol adalah salah satu pangan lokal khas Asia Tenggara yang punya penggemar fanatik—meski aromanya terkenal “menyengat”. Di balik reputasinya itu, jengkol menyimpan potensi gizi dan manfaat kesehatan yang menarik, selama dikonsumsi dengan bijak dan diolah dengan benar.

Namun, jengkol bukan makanan yang cocok untuk semua orang, khususnya mereka yang punya risiko gangguan ginjal atau pernah mengalami jengkolan. Kuncinya sederhana: olah dengan benar, konsumsi wajar, dan dengarkan respons tubuh.

Jengkol merupakan biji dari tanaman Archidendron pauciflorum. Di Indonesia, jengkol lazim diolah menjadi semur jengkol, balado jengkol, rendang jengkol, jengkol goreng bahkan dijadikan kuliner khas Minangkabau yakni Kerupuk Jariang. Teksturnya unik: padat, sedikit kenyal, dengan rasa yang khas dan nendang.

Menarik dibaca