Ketua IWO Sumbar Khadafi Azwar mengaku IWO adalah kekuatan pencitraan kinerja siapa saja.”Tapi penyajian berita tetap harus kuat dalam kritikan karena pers harus berpihak kepada kehendak rakyat,” ujarnya.
Rakhamtul Akbar juga menekankan bahwa pemberitaan harus tetap mengedepankan nilai bela rakyat. “Kalau rilis pejabat boleh saja menjadi sumber tapi jangan membuat kegalauan publik, apalagi rilis dan fakta tak sesuai,” ujar Camat biasa di sapa elite di Sumbar.
Sedangan Novrianto mengajak pers untuk bekerja sesuai koridor yang ada. “Pedomani saja UU Pers dan Kode Etik Jurnalis, maka berita apa saja pasti dibaca netizen,” ujar Novrianto.
Buka puasa IWO berakhir dengan ajang sharing kerja jurnalis. Dan buka puasa bersama IWO Sumbar itu adalah rutinitas tahunan. (rilis: iwosb)























































