SPIRITSUMBAR.COM – Nama Iwan Fals telah lama menjadi gema dalam sejarah musik Indonesia. Suaranya menyusup ke gang-gang sempit kota, ke sawah-sawah desa, ke ruang-ruang sunyi tempat nurani sering diajak berdialog.
Ia dikenal sebagai penyanyi rakyat, pengkritik kekuasaan, dan penjaga kejujuran. Namun di balik sosok besar itu, berdiri dua figur penting yang membentuk jiwanya: ayah dan ibu, serta satu akar budaya yang tak pernah putus—Minangkabau.
Ayah: Darah Minangkabau dan Disiplin Kehidupan
Iwan Fals terlahir dengan nama Virgiawan Listanto pada 3 September 1961. Ayahnya, H. Listanto, berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat.
Sebagai seorang perantau Minang, sang ayah membawa karakter khas: tegas, pekerja keras, dan menjunjung tinggi harga diri. Ia dikenal sebagai sosok disiplin yang menanamkan nilai tanggung jawab sejak dini kepada anak-anaknya.
Dari ayahnya pula, Iwan Fals mewarisi semangat merantau—bukan hanya berpindah tempat. Tapi keberanian menghadapi hidup apa adanya. Dalam tradisi Minangkabau, merantau adalah sekolah kehidupan.



















































