Iwan Fals, Putra Minangkabau yang Melegenda

Akar Minangkabau yang Tak Pernah Putus

oleh

Anak lelaki diajarkan untuk kuat, mandiri, dan siap menghadapi kerasnya dunia. Nilai inilah yang kelak menjelma menjadi karakter Iwan Fals: tak mudah tunduk, tak silau kekuasaan, dan setia pada kebenaran.

Walau Iwan Fals tidak tumbuh besar di Sumatera Barat, darah Minangkabau dari ayahnya mengalir dalam sikapnya yang lugas dan kritis. Cara ia “berkata apa adanya” dalam lagu-lagunya mencerminkan tradisi lisan Minang yang menjunjung keberanian dalam menyampaikan pendapat.

Ibu: Kasih Sayang dan Kepekaan Rasa

Jika ayahnya memberi disiplin dan keteguhan, maka ibunya, Ibu Lies, memberikan fondasi kelembutan dan empati. Dari ibunya, Iwan Fals belajar memahami rasa, membaca luka, dan menghargai kesederhanaan hidup.

Sosok ibu begitu kuat membekas dalam dirinya, bahkan menjadi inspirasi salah satu lagu paling ikonik dan menyentuh dalam musik Indonesia: “Ibu”.

Lagu itu bukan sekadar karya, melainkan doa dan pengakuan cinta seorang anak. Di sanalah terlihat keseimbangan yang membentuk Iwan Fals: ketegasan ayah dan kehangatan ibu berpadu menjadi sensitivitas sosial yang tajam.

Menarik dibaca