“Selain itu, daerah yang terkena bencana tersebut bisa dikatakan daerah daerah nya itu juga, contoh solok selatan, ” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Pasaman Yusuf Lubis dalam laporan teknis menyebutkan bahwa, biaya pengobatan korban luka akibat bencana alam Mauro Sungai Lolo, ditanggung Pemda Pasaman.
Dilaporkan, musibah banjir Nagari Muaro Sungai Lolo, yang terjadi pada Sabtu (15/2/2020) , telah mengakibatkan dua warga Kampung Pintuai meninggal dunia dan tiga orang menderita luka-luka.
Untuk kerusakan physik, terdapat 170 unit rumah rusak, jaringan irigasi, bendung dan sarana air bersih pansimas banyak hancur, termasuk akses jalan ke sejumlah kampung di Muaro Sungai Lolo, tertutup longsor dan terban.
“Pemda Pasaman akan tangani seluruh kerusakan sesegera mungkin. Sedangkan bantuan uang buat korban dan rumah yang rusak, akan didistribusikan secara transparan dan merata,” kata bupati.
Namun bupati ingatkan, bantuan yang sudah diserahkan oleh berbagai pihak, akan dihimpun dulu, baru didistribusikan kepada yang berhak, sesuai besarannya.























































