Inovasi Pertamina Terhadap Pembangunan Berkelanjutan Melalui TJSL di Ranah Minang

Oleh : Saribulih *

oleh

Pelanggan dari pupuk organik ini terdiri dari berbagai instansi pemerintahan hingga BUMN. Selain dijual, pupuk ini juga dijadikan sebagai pupuk utama untuk bibit sayuran dan tanaman pangan keluarga yang berada di Sekretariat UKASEMA sebagai pusat pembelajaran dan produksi.

Program CSR ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).  Terutama pada poin 1 (Tanpa Kemiskinan), Poin 5 (Kesetaraan Gender), Poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Pertamina
Optimalisasi pengelolaan limbah pertanian, peternakan, pengolahan pupuk dan edukasi pengelolaan pertanian yang berkelanjutan di Padang Toboh Ulakan (foto: Hms/Spiritsumbar)

Program ini menunjukkan kontribusi dan komitmen Pertamina Patra Niaga untuk terus mendukung kesejahteraan pertanian dan ekonomi mandiri bagi masyarakat secara positif.

Bukti nyata kesuksesan Pertamina dibuktikan 14 Penghargaan ENSIA 2025. Torehan diraih pada ajang Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2025 yang digelar PT Sucofindo (Persero)  dengan acara puncak menghadirkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono sebagai Keynote Speaker di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2025)

Menarik dibaca