Upaya untuk mereduksi dan mencegah jatuhnya korban menjadi tanggung jawab bersama, tak hanya pemerintah, namun juga berbagai elemen masyarakat. “Untuk itu mari kita rawat anak kita dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab, utamanya pada anak-anak kita yang berada pada usia emas dari usia 0–6 tahun,” ujarnya.
Tumbuhkan keunggulan anak-anak kita dengan asah, asih, dan asuh. “Agar mereka tumbuh menjadi insan yang cerdas dan berkepribadian luhur, jujur, berakhlak mulia, santun, dan mempunyai etos kerja yang tinggi,” tutur Mukhlis.
Pemerintah Kota Pariaman juga telah mengeluarkan kebijakan yang mengarah kepada pendidikan agama sejak dini yakni melalui kegiatan maghrib mengaji, revitalisasi MDA dan TPA serta kegiatan keagamaan yang lainnya. Sehingga anak-anak di didik menjadi anak yang cerdas, bertaqwa dan melahirkan generasi yang Qur’ani sebagai benteng bagi anak dalam menghadapi era globalisasi dan kemajuan teknologi,” tutupnya.
Dalam sambutan Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN RI Nofrizal, mengapresiasi Pemerintah Kota Pariaman yang telah banyak berprestasi di bidang KB, baik dari pemerintahannya sampai peran Dandimnya. “Ini dibuktikan banyaknya prestasi Kota Pariaman mulai di tingkat Provinsi Sumbar sampai ke tingkat nasional,” ujarnya.























































