HJK ke-230, Padang Panjang Berpeluang Lagi Raih Kejayaannya

oleh

Pada bagian lain, sejumlah perkembangan kegiatan pembangunan belakangan juga memperlihatkan dampak positif bagi warga, di samping menambah indikator kemajuan kota. Sebagai contoh di antaranya, layanan kesehatan PSC-119, yakni pertolongan cepat kepada warga yang butuh bantuan darurat di lapangan, layanan kesehatan dokter warga dengan 1 unit Puskesmas pembantu tiap kelurahan untuk membantu warga yang sakit di kelurahan.

Seterusnya, bantuan biaya pendamping 1 orang/pasien bagi pasien miskin yang dirujuk ke rumah sakit (RS) di luar daerah,lanjutan kebijakan Asuransi JPKM-PP, untuk pasien (warga) yang tidak tertampung pada Askes Jamkesmas dana APBN dan Askes dana APBD Sumbar, program rumah wira usaha, yakni bantuan kegiatan usaha ekonomi bagi usaha, micro dari keluarga miskin/kurang mampu.

Kemudian juga, Perkembangan aplikasi koperasi syariah, sehingga Padang Panjang dinyatakan,sebagai koperasi syariah oleh Gubernur Prof. Irwan Prayitno,penyelesaian bangunan Amphitheatre di komplek objek wisata PDIKM  Padang Panjang,beasiswa bagi 50 orang pelajar Padang Panjang kuliah di Politeknik Padang, dan beasiswa bagi pelajar Padang Panjang kuliah ke perguruan tinggi (PT) luar negeri, serta lanjutan pembangunan Islamic Centre, terutama terkait berdirinya MAPK sebagai kampus-2 MAPK dari MAN-2 Padang Panjang.

Menarik dibaca