Helmi Moesim: Penertiban Seperti Main Mata

oleh

Namun, dia menyayangkan penertiban pasar raya dilakukan setengah hati. Jika penertibanan dilakukan secara rutin, dia meyakini tidak akan bisa tumbuh bibit kericuhan. “Setiap ada pedagang yang berjualan ditempat terlarang, langsung ditertibkan. Dengan cara ini, mereka tidak bisa berkutik. Namun, jika sudah menjamur, tentu mereka punya kekuatan untuk melawan. Apalagi, kalau sudah ada pula pihak lain yang memboncengi,” ujarnya.

Malah Anggota Fraksi Partai Golkar ini merasa heran dengan pola kerja pihak terkait. Penertiban hanya dilakukan beberapa hari saja. Namun hari-hari berikutnya, para pedagang tersebut kembali memenuhi berbagai tempat yang telah dilarang tersebut. “Kalau sudah banyak, mereka kembali digusur dan direlokasi ke tempat yang ditentukan. Hal ini menjadi aneh,” ujarnya.

Selanjutnya: Polisi Dikeroyok Preman, Walikota Padang: Kita Akan Habisi Mereka 

Pewarta : Palimo

Editor : Saribulih

Artikel Spirit Sumbar lainnya

loading…


Menarik dibaca