Guru Halimah teringat anak-anaknya, teringat suaminya dan teringat rumahnya. Padahal Guru Halimah sering lupa tanggal lahirnya. Paling nanti malam anak-anaknya akan menelpon mengucapkan selamat ulang tahun. Guru Halimah mencoba memandang Arman, Ema dan anaknya Randi. Tenggorakannya kembali tersekat. Guru Halimah tidak tahu apa yang harus diucapkannya. Akhirnya Guru Halimah kembali memeluk Ema isteri Arman..**
Halaman Awal >>>
[ 1 ] [ 2 ] [ 3 ] [ 4 ] [ 5 ] [ 6 ] [ 7 ]



















































