“Dari cukup informatif harus dikembalikan prediket informatif, apa kendalanya, tentu Pak Kadis Kominfo harus mengurainya, kalau belum sinergis dengan PPID Utama kota kabupaten, ayo disinergiskan dan sering lakukan pencerahan antara PPID Utama pemprov, PPID Utama kota dan kabupaten dan dengan KI ssndiri,” ujar Mahyeldi.
Bahkan untuk anugerah keterbukaan informasi publik dilakukan tiap tahun oleh Komisi Informasi (KI) Sumbar, Mahyeldi minta disukseskan dan potret yang fakta tentang pengelolaan informasi di semua badan publik di Sumbar.
“Untuk itu Pemprov siap sediakan reward kepada badan publik yang informatif hasil penilaian Monev KI Sumbar,” ujar Mahyeldi.
Salah kata Mahyeldi kalau daerah hari gini masih tertutup. Karena Presiden sangat mengapresiasi keterbukaan informasi publik. “Dan itu, seringakli kita lihat dan baca bagaimana program Presisen itu terbuka tidak ada ditutupi, dan bagimana provinsi terbaik kelola informasi tentu ada reward dari Presiden atau Kementerian Kominfo,” ujar Mahyeldi.





















































