Kabupaten Tanah Datar yang punya program kabupaten Tahfiz juga mendapat perhatian dari salah seorang penggagas Padusi Minang yakni Hj. Merrywati yang turut membiayai hafiz/hafizah terbanyak berangkat menunaikan ibadah umrah ke Makkah bahkan beliau berjanji juga untuk memberi beasiswa bagi hafiz/hafizah Tanah Datar yang diterima di Timur Tengah.
“Untuk itu anak-anak kami marilah berlomba-lomba meningkatkan hafalan, insya Allah akan beruntung dunia dan akhirat. Kali ini saya umumkan Dwi Yulia Astina dari panti asuhan Aisyiah Tanjung Bonai berhak ikut Studi Banding Internasional ke Malaysia dan Singapur tahun ini atas penilaian Lajnah Tahfiz dengan jumlah hafalan terbanyak dari panti asuhan,” ungkap bupati yang membuat Dwi Yulia Astina siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Mualimin Tanjung Bonai terperanjat setengah tidak percaya.
“Ini hadiah khusus untuk anak-anak panti asuhan tanpa melihat nilai akademiknya seperti halnya yang diberlakukan umumnya untuk bisa ikut Studi Banding Internasional, semoga semakin banyak lahir hafiz dan hafizah dari panti asuhan di Tanah Datar,” harap bupati.























































