Sementara Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas mengatakan rencana besar Novrial itu sesuatu yang sangat mungkin terwujud.
“Saya katakan GRM bisa, tapi melihat komitmen daerah di Sumbar memang butuh kerja keras, sinergisitas dan intgeralitas antar kota dan kabupaten masih jauh panggang dari api,” ujar HM Nurnas.
Akademisi Unand Sari Lenggogeni menilai rencana Dispar Sumbar, itu sebenarnya yang dicari turis.
“Tapi fakta dan data apa, justru miris hanya ada dua kota dari 19 kota dan kabupaten di Sumbar RPJM-nya memasukan pariwisata, ini tantangan kita semua. Termasuk kawan di pers, mesti ‘manggguah’ ketidaksinkronan RPJM.antar daerah, itu kalau kita mau menjadikan pariwisata triger pertumbuhan ekonomi Sumbar,” ujar Sari.
Kadispar Pariaman Marhen mengatakan ego sektoral harus distop. “Kadispar Sumbar harus bisa.memainkan peran selaku pembantu gubernur dan gubernur adalah wakil pemerintah pusat di daerah untuk hentikan ego sektoral itu, dan ayo bersinergi melakukan kampanye pariwisata tersutuktur, sistemik dan masive,” ujar Marhen.(rilis: jps)























































