Garam Menipis, DPRD Minta Langkah Kongkrit Pemko Padang

oleh

Sisa pasokan garam untuk Sumbar tinggal 1287 ton ditambah pasokan dari PT Garam 200 ton. Kebutuhan komoditi itu memang sudah sangat tipis. Maka, perlu antisipasi sejak dini. Pasalnya, secara keseluruhan komoditi strategis ini buat daerah sebesar 2500 ton/bulan. Dari total sisa jumlah itu, dibutuhkan pasokan garam 1013 ton lagi untuk memenuhi pangsa pasar. Walau rata-rata perbulan peredaran di pasar sebanyak 1900 ton/bulan.

Terkait hal ini juga Azirwan, anggota Komisi II mengingatkan harga standar penjualan. Katanya, setelah melihat gudang secara langsung, memang tidak ada penimbunan. Bahkan, sejumlah data pendistribusian juga telah dikantongi sebagai bahan pembahasan di DPRD. Memang kebutuhan garam itu perlu dari awal untuk diantisipasi. Menurutnya, menipisnya pasokan garam dikarenakan permintaan tinggi di pasar-pasar. Ia juga meminta kepada pengusaha distributor garam di kawasan Kuranji untuk membatasi permintaan agen-agen yang berlebihan. Sebab, akan muncul kekhawatiran penimbunan stok garam di gudang agen.

Menarik dibaca