Fraksi Gerindra berharap pengurangan belanja mengikat akibat efisiensi anggaran RAPBD 2026, tidak akan mempengaruhi secara keseluruhan kebutuhan akan hasil kinerja operasional pemerintah daerah.
Dalam konteks ini, efisiensi anggaran dilakukan dengan hati-hati. Agar tidak mengurangi porsi belanja pelayanan dasar yang bersifat mengikat dan wajib, seperti belanja pegawai dan operasional kantor. Sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi tanpa mengorbankan kualitas pelayanan
Fraksi Gerindra meminta penghapusan anggaran sebesar 7 miliar untuk biaya asuransi gedung dan kendaraan dinas dalam efisiensi belanja mengikat RAPBD 2026 perlu diperhitungkan kembali secara cermat.
“Fraksi Gerindra perlu mengingatkan Pemko bahwa penghapusan biaya asuransi dapat menimbulkan risiko. Jika terjadi kerusakan atau kehilangan aset penting pemerintah daerah. Oleh sebab itu, efisiensi anggaran harus mempertimbangkan kebutuhan dasar dan perlindungan aset agar tidak mengganggu kelancaran operasional dan pelayanan public,” ujarnya.

















































