Sementara Belanja Modal menurun drastis dari tahun sebelumnya. Tahun 2025 belanja Modal mencapai Rp. 473,9 miliar, sedangkan tahun ini hanya Rp. 218,8 miliar, atau turun sebesar Rp 255,1 miliar.
Secara umum, belanja modal sangat krusial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memperbaiki infrastruktur dasar yang secara langsung meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Untuk itu kami meminta agar ditengah keterbatasan ini program pembangunan yang dilakukan harus memastikan bahwa apa yang dikerjakan adalah yang berdampak langsung pada peningkatkan kualitas hidup masyarakat, peningkatan layanan dasar dan pemberdayaan yang berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujrnya.
Sementara Fraksi Gerindra memberi apresiasi atas penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2026. Dia katakan, penyusunan telah mengakomodir berbagai kebutuhan utama. Seperti efisiensi anggaran melalui penajaman rasionalisasi program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.















































