Eksploitasi panas bumi menurutnya sangat ramah lingkungan, berbeda dengan eksploitasi minyak dan gas bumi. Pada geothermal, yang dimanfaatkan adalah uap atau panas yang dihasilkan dari perut bumi pada kawasan cincin api. Setelah ditampung, uap tersebut disimpan sementara air yang dihasilkan dari penguapan dikembalikan ke tanah.
Dia menyatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait eksploitasi panas bumi. Baik lahan maupun dampak terhadap lingkungan. Lahan pertanian di sekitar areal pengeboran masih bisa dimanfaatkan dan yang menjadi bagian hutan harus tetap dipertahankan.
Potensi panas bumi menurut Yunus Daud maupun Rina Herdianita adalah potensi energi masa depan dan berkelanjutan. Panas bumi merupakan green energy (energi hijau) dan terbarukan (renewable). Jika potensi ini dimanfaatkan maksimal, Indonesia tidak akan mengalami krisis energi di masa mendatang karena berada pada jalur cincin api sehingga panas bumi tidak akan pernah terputus. (Salih)






















































