Sementara Orkes Kreasi (OK Lapseg) tampil dengan dua kreasi terbarunya yaitu orchestra music klasik yang mengalun dari komposisi beberapa biola dan cello yang dimainkan oleh musisi-musisi belia. Andes salah satu musisi OK Lapseg yang masih berusia 10 tahun mengaku senang ikut memeriahkan Festival ini meski ia baru beberapa bulan belajar memainkan biola di sanggar musik yang ada di Tanah Lapang ini.
Komunitas Batak Kelurahan Tanah Lapang juga mengisi Festival dengan tarikan suara emas trio vocal batak yang memecah malam dengan lagu-lagu khas tanah karo tersebut.
Melihat kreatifitas pelaku seni dan antusias masyarakat Kelurahan Tanah Lapang Kecamatan Barangin dalam menghelat Festival yang murni dari masyarakat ini, Walikota menjanjikan akan mendukung iven ini dan menjadikannya sebagai Festival tahunan kota.
Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf ketika meresmikan pencanangan Kampung Seni Tangsi Baru, Sabtu (5/3/2016) malam, mengatakan Festival Kampung Seni merupakan partisipasi masyarakat untuk kemajuan pariwisata.“Kesenian, budaya dan sejarah merupakan alat pemersatu bangsa, yang bisa dijadikan potensi dalam mendukung sektor pariwisata,” ungkap Ali Yusuf yang datang bersama Wawako Ismed, Wakil Ketua DPRD Weldison serta beberapa wakil rakyat lainnya.























































