“Bro Wako biasa Pak Fadly Amran saya panggil, sejak awal memerintah telah meletakkan prinsip dasar Keterbukaan di Pemko Padang Panjang, akhirnya dua tahun belakangan Padang Panjang selalu memperoleh Informatif penilaian KI Sumbar,” ujarnya.
Sementara Komisioner Pusat dua periode Gede Narayana, merasa bangga Fadly Amran mempertahankan terus performance keterbukaan di pemerintahan yang dipimpinnya di Kota Padang Panjang.
“Semoga lapangan luas politik Pak Wako ke depan tetap dengan prinsip keterbukaan informasi,” ujar Gede Narayana.
Untuk TinarBuka ajang pertama digelar Komisi Informasi Pusat, Sumbar mengirim dua kepala daerah, dan satu kepala Organisasi Perangkat Daerah serta satu Lembaga Penyelenggara Pemilu.
“Untuk Tinar Buka perdana ini, Fadly Amran lah yang memperolehnya,” ujar Komisioner KI Sumbar bidang Kelembagaan Tanti Endang Lestari.
Sedangkan Fadly Amran usai menerima Upakarti Arteswara Tinarbuka mengatakan tantangan berat mempertahankan dari pada merebut.
























































