Di sini peran aktor, utamanya presiden menjadi penting,katanya, untuk ikut serta dalam memperkenalkan Pancasila seperti yang pernah dilakukan oleh Soekarno dan Suharto sebelum dilakukannya amandemen atas UUD 1945. Ini bisa dimulai kembali dengan menerbitkan buku saku tentang Pancasila untuk semua kalangan.
“Yang dalam pengamatan saya baru berhasil dijalankan di sekolah sekolah Marhaen di Jawa Tengah. Dimana setiap pagi murid muridnya diwajibkan membaca Pancasila,” ujar Saiful Tamliha anggota DPR RI dari Fraksi PPP.
ERWIN KURAI
The Public (terbit tiap Senin)
Cover Edisi 18 Tahun III/5-11 April 2016





















































