Lanjutnya, “Berbagai persoalan masyarakat kita dengar dan kita suarakan, meski kita tidak bisa menjanjikan untuk bisa melaksanakannya, tapi setidaknya kita katakan pada masyarakat akan diusahakan mencarikan jalan keluarnya dan kita secara pribadi harus punya komitmen untuk memperjuangkannya.”
Dari aspirasi masyarakat yang diterima dan bertemu langsung dengan berbagai lapisan masyarakat, baik persoalan ekonomi dan infrastruktur, termasuk masalah sosial, Alhamdulillah sebagian besar sudah dapat terealisasi di sepanjang 2021, tentunya akan berlanjut pada 2022.
“Alhamdulillah, kebetulan kami berada di Badan Anggaran DPR RI, sehingga bisa mengalokasikan dana cukup besar bagi pembangunan infrastruktur di Sumbar,” katanya.
Jumlahnya sekitar 20 miliar lebih. Belum lagi dalam bentuk bedah rumah atau bantuan sosial lainnya, baik berupa sembako, bantuan bencana termasuk rumah ibadah dan sekolah.
Diakui Nevi yang digelari Bunda UMKM ini, memang dari puluhan miliar dana pusat yang telah dikucurkan lewat dirinya selaku anggota DPR RI, hampir seluruhnya untuk daerah pemilihan Sumbar 2, karena memang wilayah yang diwakilinya, yaitu Kota Pariaman, Padang Pariaman, Agam, Bukittinggi, Payakumbuh, hingga Pasaman dan Kabupaten 50 Kota.





















































