Dia menyebutkan sararan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan negara, yaitu masyarakat adil dan makmur, tentunya telah dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dengan visinya, mewujudkan Indonesia Emas pada Tahun 2045“ yang ditunjukan dengan tingginya tingkat kesejahteraan masyarakat, tingkat pendidikan, derajat kesehatan dan kehidupan berdemokrasi.
“Pada usia yang ke-79 ini, selain berupaya mewujudkan Indonesia Emas pada 2045, kita juga
dihadapkan pada tantangan yang tidak mudah, seperti menyongsong Ibu Kota Negara (IKN) baru yang membutuhkan anggaran cukup besar. Ini tentu berdampak pada alokasi dana transfer ke daerah, serta adanya transisi kepemimpinan nasional sebagai hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024 serta penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024,” tambahnya.
Ini menurutnya tentu tidak mudah bagi untuk menghadapinya. “Perlu usaha dan kerja keras yang dilandasi dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan saling mendukung satu sama lain dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya























































