DPRD Padang Pertanyakan Transparansi CSR Perumda AM

sebagian dari pendapatan tersebut dialokasikan lebih besar untuk CSR, dengan fokus pada masyarakat kurang mampu

oleh

“Kalau ada masukan soal penyaluran CSR, tentu akan kita dorong agar lebih tepat sasaran dan transparan,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kota Padang, Faisal Nasir, secara khusus menyoroti tingginya pendapatan bulanan PDAM yang mencapai Rp11 miliar.

Ia mendorong agar sebagian dari pendapatan tersebut dialokasikan lebih besar untuk CSR, dengan fokus pada masyarakat kurang mampu.

“Kita minta setidaknya Rp5 miliar dari pendapatan itu dipakai untuk dana CSR. Karena ini juga uang masyarakat. Masih banyak warga miskin di Padang yang belum tersentuh bantuan,” ujar Faisal saat rapat Pansus II bersama Perumda AM Kota Padang.

Menurutnya, CSR yang dirasakan langsung oleh masyarakat akan menjadi bukti nyata kontribusi Perumda Air Minum (AM) Kota Padang sebagai perusahaan milik daerah yang tidak hanya mengejar laba, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial ekonomi warga.

Perumda Air Minum Kota Padang memang menunjukkan tren positif dalam kinerja keuangan. Tercatat, dalam tiga tahun terakhir, perusahaan ini terus mencatatkan laba dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang.

Menarik dibaca