Sementara anggota DPRD Indra Guswadi menyroti soal disparitas Harga Semen Padang yang jauh lebih mahal dari semen yang justru datang dari luar Sumbar.
“Semen Padang sebagai tuan rumah kenapa harganya lebih mahal dari semen dari luar. Padahal mereka memiliki biaya yang lebih seperti untuk transportasi dan lainnya,” kata politisi PPP itu.
Menanggapi hal itu, Idris mengatakan untuk menyikapi persoalan harga, Semen Padang sudah mengeluarkan produk yang harganya bisa bersaing dengan semen dari luar yakni Semen Merdeka.
“Namun memang saat ini masih banyak yang belum tahu. Kedepan mungkin akan kita galakkan lagi promosi sehingga semen Merdeka lebih dikenal masyarakat,” katanya.
DPRD Padang memberikan catatan bahwa ekspansi pasar harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap regulasi daerah. Pihak Komisi II berharap strategi perluasan pasar ini dapat meningkatkan laba perusahaan. Sehingga porsi pendapatan yang mengalir ke Kota Padang juga ikut terkerek naik secara signifikan di masa mendatang. (*)




















































