“Makanan yang dihasilkan betul-betul disajikan masih fres untuk siswa, kepada para ahli gizi juga diharapkan agar lebih ketata dalam pengawasan MBG. Selain itu rentan waktu antara makanan disiapkan dan disajikan juga cukup lama sehingga diharapkan perhatian lebih tinggi terhadap kualitas makanan sehingga dapat menghindari kasus keracunan MBG di Kota Padang,” ucapnya.
Muharlion juga ikut mendorong pemerintah dalam hal ini Pemko Padang untuk menlakukan pengawasan rutin ke SPPG yang ada di Kota Padang.
“Baik itu Dinkes melibatkan Puskesmas terdekat, ahli gizi yang juga turut memantau SPPG yang ada di Kota Padang sehingga persitiwa serupa di daerah lain maupun di Agam tidak terjadi di kota Padang,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan DPRD Kota Padang akan juga turut ikut serta turun kelapangan dalam pengawasan MBG di Kota Padang.
“Rencananya melalui komisi IV dan beberapa komisi lainnya untuk meninjau beberapa SPPG yang ada di Kota Padang,”tuturnya.
Ia mengimbau agar seluruh kalangan dapat menyukseskan program MBG yang merupakan turunan lansung dari pemerintah pusat.























































