Pada segmen pertama penyampaian visi misi dari ke-empat calon bupati tersebut, Taslim dan Trinda Farhan tampil lebih lugas dibanding Andri Warwan dan Hariadi. Taslim dan Trinda tanpa teks, berhasil menyampaikan visi misinya secara sistematis.
Segmen kedua yang menjawab pertanyaan para pakar, meliputi masalah kemandirian fiskal, hilirisasi industri pertanian, bagaimana menurunkan angka kemiskinan, dan penciptaan pelaku usaha yang berbasis sumber daya lokal. Jawaban para calon bupati, masih normatif.
Pasangan nomor urut 3 Trinda Farhan-M Kasni, pada segmen kedua tersebut melontarkan program bagaimana mereka akan mencetak 10.000 entrepreneur, sehingganya angka kemiskinan bisa ditekan.
Kemudian Taslim menekankan, untuk hilirisasi industri pertanian itu perlu dibentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan mengoptimalkan BUMNag, yang khusus mengelola pengolahan produk-produk pertanian yang ada di Kabupaten Agam. “Karena beragam, maka One Product One Village,” ujar Taslim.























































