“Kampus-kampus juga sepi dari tradisi diskusi dan perdebatan pikiran antar mahasiswa. Ini menandakan ada pergeseran perilaku dan budaya,” ucapnya.
Belum lagi, kata LaNyalla, banyak tren pengguna narkotika dan obat terlarang di kalangan pelajar dan pemuda yang semakin meningkat.
“Badan Narkotika Nasional merilis angka pengguna narkoba di kalangan pemuda pada rentang usia 15 hingga 35 tahun, mencapai angka 2,29 juta orang. Ini baru angka yang terdeteksi,” sebut LaNyalla.
“Karena itu saya sangat mendukung dan mendorong kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Dimana para pemuda dalam forum ini akan berinteraksi dan saling bertukar pikiran. Sekaligus medapat bekal pengetahuan sosial, politik, kepemudaan, dan demokrasi,” tambahnya.
LaNyalla juga berharap agar Youth Leader Forum 2020 melahirkan bibit unggul generasi muda.
“Semoga melalui Youth Leader Forum 2020 ini akan lahir pemudapemuda atau aktivis-aktivis yang mampu berkontribusi terhadap perbaikan sistem politik di Indonesia. Sekaligus menjadi calon-calon pemimpin masa depan,” ucap LaNyalla.



















































