Sebelumnya pesan gerakan senyum dan bersih ini juga diungkapkan Ali Yusuf kepada masyarakat saat melaunching Kampung Seni Tanah Lapang pada sabtu malam (5/3). Walikota mengajak masyarakat berkomitmen memberi senyum ramah dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
Dengan diterapkannya gerakan ini, dia berharap, masyarakat bisa menjadikan ini sebagai budaya rutin.
Karena mengubah budaya tidak dapat terjadi secara instan. Upaya untuk mengubah ini harus dilakukan terus menerus.
Ide gerakan senyum dan bersih ini terinspirasi saat Walikota Sawahlunto bertandang ke Purwakarta dan Bandung. Kedua kota tersebut walaupun tidak memiliki Tempat Pembuangan Sampah Akhir, tapi bisa mendapatkan Adipura, salah satunya dengan membudayakan gerakan memungut sampah ke tengah masyarakatnya. (rni)
Lebih lengkap, baca:
Cover The Public Edisi 15/15-21 Maret 2016























































