Pengelolaan limbah B3 dapat kita lakukan melalui pembuangan khusus yang dilakukan dengan menggunakan sumur dalam atau sumur injeksi. Yaitu, dipompakan langsung melalui pipa ke lapisan batuan yang dalam.
Pengolahan secara kimia, fisika dan biologi. Contoh proses pengolahan secara kimia dan fisika yang umum dilakukan adalah dengan metode stabilisasi atau solidifikasi.
Melalui proses ini, bentuk fisik dan sifat kimia suatu bahan akan diubah. Agar lebih aman untuk dibuang ke lingkungan.
Alternatif lainnya adalah dengan melakukan proses pengolahan secara biologis. Seperti bioremediasi dan fitoremediasi.
Fungsinya adalah untuk mendegradasi atau mengabsorbsi kandungan bahan-bahan berbahaya dan beracun menggunakan mikroorganisme atau tumbuhan tertentu. Dan melalui pengolahan termal yang dilakukan dengan menggunakan instalasi pembakaran khusus (insinerator). sehingga metode ini disebut juga sebagai insinerasi.
Teknologi insinerasi sangat efektif untuk mengolah berbagai jenis limbah berbahaya yang bersifat beracun dan patogenik. Khususnya bahan kimia dan limbah medis. Selain itu, panas dari insinerator juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi.























































