Bertemu dengan Nasrul Abit, Ini Harapan Ninik Mamak di Sijunjung

oleh

Meski merasa dipinggirkan, ninik mamak tetap berada di tengah dengan segala kemampuan dan wewenang untuk menjaga anak kemenakan dan mempertahankan adat.
“Yang kami rasakan selama ini, ninik mamak dipinggirkan. Tapi, kami tidak mau. Kami tetap akan berada di tengah. Kalau Pak Nasrul Abit duduk (menjadi gubernur) nanti, tolong kuatkan peran ninik mamak ini,” ujar Basrul.

Para ninik mamak di Kamang, kata Basrul, berharap Nasrul Abit jika menjadi gubernur untuk membuat peraturan khusus yang mengatur peran ninik mamak. Ia juga meminta Nasrul Abit untuk memperhatikan benar fasilitas yang berkaitan dengan adat. Misalnya rumah gadang dan pakaian adat ninik mamak.

“Kalau diizinkan nanti menjadi gubernur, kuatkanlah peran ninik mamak ini dengan peraturan daerah. Fungsi ninik mamak juga dikuatkan dan diikutsertakan dalam pemilihan wali nagari. Sehingga pemerintah nagari dan ninik mamak satu payung dan sehati, serta berjalan seiring,” tutur Basrul.

Nasrul Abit mengatakan bahwa aspirasi ninik mamak Kamang itu sejalan dengan program unggulan NA-IC yang akan menjadikan pendidikan kearifan lokal dan adat di sekolah langsung melibatkan ninik mamak sebagai tenaga pendidik. (rel/Adv)

Menarik dibaca