Untuk 61 nagari, termasuk satu desa, di Sijunjung, alokasi Dana Desa sebanyak Rp16,6 miliar. Dana sebanyak itu diterima oleh 9.240 Kepala Keluarga yang miskin terdampak Covid-19. Setiap KK menerima Rp600 ribu setiap untuk jangka waktu tiga bulan, April hingga Juni 2020.
Dalam pertemuan di Kantor Wali Nagari Palaluar, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman memuji langkah Relawan Nagari Lawan Covid-19 yang dibentuk oleh seluruh nagari. “Harusnya dukungan Relawan Nagari ini diteruskan untuk mengawal BLT tahap dua, hingga penerapan tatanan baru atau new normal,” kata Evi Yandri Rajo Budiman, politisi Partai Gerindra ini.
Temuan Anggota Komisi I DPRD Sumbar yang menarik juga adalah dimulainya program membangkit ekonomi pasca PSBB. Seperti dikatakan Anggota Komisi I DPRD Sumbar Zafri Deson, nagari-nagari di Sijunjung sudah mulai menyiapkan PKTD (Padat Karya Tunai Desa) dan menggerakkan UMKM nagari melalui Bumnag.
Namun, Sekretaris Komisi I HM Nurnas selalu mengingatkan, agar penggunaan Dana Desa selalu dicermati dasar hukumnya. Jangan sampai terjadi pelanggaran dari Permendes yang mengatur Dana Desa untuk Covid-19.























































