Aprial Habbas juga mengatakan bahwa keterbatasan ketersediaan APBD menjadi kekhawatiran untuk menjawab tuntutan pengangkatan seluruh guru honor sebagai kontrak daerah setempat.
Sebab, hampir 70 persen APBD terkuras untuk belanja pegawai “inilah pokok pikiran yang menjadi masalah. Solusinya, ya jelas kita harus terus melakukan peningkatan PAD secara kontinitas untuk mencukupi permintaan itu”ulasnya.
Meskipun begitu dalam waktu dekat, dia bakal memberikan informasi lanjutan tentang tuntutan yang disampaikan oleh guru honor ke DPRD setempat
Pewarta: Niko
Editor : Saribulih
Artikel Spirit Sumbar lainnya
loading…























































