Berangus Hoaks Dengan Keterbukaan Informasi Publik

oleh

Menurut Niken Pers adalah pilar demokrasi sama dengan Komisioner KI yang juga pilar demokrasi quasi pemerintah. Tapi tidak bisa dipungkiri peran Medsos dalam membangun opini publik sangat luar biasa sekali.

“Medsos tidak bisa dikatakan kebebasan pers, karja informasi di media sosial sudah bebas bebas sekali, dan menjadi pemproduksi dan penyebar hoaks,”ujarnya.

Separo dari 256 juta jiwa penduduk Indonedia, 49 persen pengguna internet. Peduduk Handphone jumlahnya  415,7 juta lebih besar dari jumlah penduduk Indonedia.

“Itu semua sarana penyebar informasi,”ujar Niken.

Menurut Dirjen IKP Kemenkominfo ini, aktifitas penduduk handphone Indonesia 8 sampai 11 jam rata raya sehari hari. “HP sudah menjadi kebutuhan pokok dab kebutuhan hidup,”ujarnya.

“Facebook, whatshap itu Medos yang sering menjadi media penyebar dan pemproduksi hoaks,”ujarnya.

Padahal minat baca warga Indonesia rangking 61 negara, dari kajian rata-rata dua lembar setiap bulan orang indonesia baca buku.

Menarik dibaca