“Tapi kalau tidak ditanggal tentu racun itu akan menyebar terus, sehingga saya minta badan publik berani terbuka informasi untuk mengahantam hoaks,”ujar Tulus.
Pada Diskusi Publik dengan moderator Yurnaldi hadir sebagai pembicara utama Dirjend Informasi dan Komunikasi Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastutu, lalu Anggota Komisi I DPR RI Arief Suditomo, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Sasangko Tedjo dan Ketua KI Pusat Tulus Subardjono.
“Komisi Informasi bisa diandalkan perannya untuk menyampaikan kebenaran dengan memperkuat badan publik pemerintah untuk terbuka,”ujar Niken.
Rosarita Niken Widiastuti menyampaikan materi berjudul Optimalisasi Fungsi Pengawasan dan Strategi Kemenkominfo Melawan Hoaks.
Menurutnya kemajuan informasi teknologi telah melahirkan perubahan di media informasi. Saat ini terjadi Mediamorfosis.
“Teknologi informasi membuat media alami perubahan, di era digitalisasi semua orang punya media yaitu media sosial, meski dia tidak pers,”ujar Rosarita Niken Widiastuti dihadapan 300 peserta diskusi baik dan pers, masyarajat dan dari 12 Komisi informasi Provinsi dan Kota se Indonesia.























































