Jembatan Ava yang membentang di atas Sungai Irrawaddy runtuh, menghambat akses transportasi dan evakuasi. Selain itu, jalan-jalan utama di beberapa daerah mengalami retakan dan longsor, membuat banyak daerah menjadi sulit dijangkau oleh tim penyelamat.
Gempa ini tidak hanya berdampak pada Myanmar, tetapi juga dirasakan hingga Bangkok, meskipun ibu kota Thailand itu berjarak ratusan kilometer dari episentrum. Para ahli menyebut bahwa fenomena ini terjadi akibat resonansi gelombang seismik pada tanah endapan lunak yang terdapat di Bangkok.
Tanah endapan lunak cenderung memperkuat dan memperpanjang durasi getaran gempa, sehingga menyebabkan dampak yang lebih besar. Fenomena serupa pernah terjadi di Mexico City pada tahun 1985, ketika gempa dari zona subduksi yang berjarak 350 km tetap menyebabkan kehancuran hebat di kota tersebut.
Menanggapi bencana ini, junta militer Myanmar segera menetapkan keadaan darurat di enam wilayah terdampak, termasuk Naypyidaw dan Mandalay. Selain itu, dalam langkah yang jarang terjadi, mereka secara terbuka meminta bantuan internasional.























































