Sedangkan Kepala Kementerian Agama Kota Pariaman Muhammad Nur menyampaikan saat ini dari evaluasi yang Kemenag dan Safari keliling program magrib mengaji dan subuh mubaroqah, baru 25% mesjid dan musholla yang tergolong ramai dan sumarak, karena itu, perlu perhatian dari para Imam, Khatib, Garin, Labai, Ubiyah yang ada, untuk ikut serta dan mengajak masyarakat sekitar, agar dapat memakmurkan mesjid, terangnya.“Kita tingkatkan Ketahanan iman dan pengetahuan keagamaan di masyarakat sekita kita, serta bersama-sama meramaikan mesjid dan musholla, kalau itu sudah kita lakukan insyaallah Kota Pariaman ini akan menjadi Baldatun Toyyibah warabur gafur,” tutupnya. (Falsanar)
Editor : Saribulih
Artikel lainnya:
Baca juga:























































