Seperti di IIBF-2025 ini, terwujud kerjasama pertukaran hak cipta antara Gramedia Pustaka Utama (GPU) Indonesia dengan Legasi Oakheart (Malaysia). Karya “Tak Ada Asu di Antara Kita”, penulis Joko Pinurbo dari Indonesia akan hadir di Malaysia lewat Legasi Oakheart. Sebaliknya, Karya “Kakak Saya Hidup Semula”, penulis Hanif Yusoff (Malaysia) akan hadir di Indonesia lewat GPU.
Di bagi lain, juga dalam rangkaian kegiatan IIBF-2025 di JCC, sebuah diskusi dengan tema “Indonesia-Uni Emirat Arab (UEA): Kesatuan Nilai dan Jalan Perdamaian” digelar oleh Forum Abu Dhabi untuk Perdamaian, lembaga internasional pimpinan ulama Syeikh Abdullah bin Bayyah.
Pada diskusi yang dihadiri oleh Duta Besar (Dubes) UEA untuk Indonesia, HE.Abdullah Slaim Al Dahery dan sejumlah Dubes dari negara sahabat lainnya itu, Indonesia–UEA meneguhkan kerjasama kedua negara tidak saja di bidang politik dan ekonomi, tapi juga di bidang budaya, pendidikan dan nilai-nilai spiritual.
























































