Ia menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan langsung oleh pimpinan Daerah bertujuan agar jajaran Kementrian melihat keseriusan Pemerintah Kota, dan setelah itu muncul feedback berupa perhatian lebih untuk mendukung kemajuan Kota ini melalui berbagai program yang pendanaannya berasal dari Kementrian.
Menggaet sumber pendanaan untuk membantu usaha masyarakat Sawahlunto, juga diusahakan Pemerintahan Ali Yusuf – Ismed dengan meminta bantuan CSR dari berbagai kalangan usaha baik BUMN, perbankan maupun perusahaan swasta lainnya.
Dengan komunikasi dan pendekatan yang dijalin oleh Ali Yusuf – Ismed saat ini beberapa bank Nasional dan Bank Daerah bersedia memberikan dana CSR untuk mendukung usaha masyarakat Sawahlunto. Salah satunya yang saat ini sedang berjalan adalah pendanaanreparasi terhadap 24 angkot metro mini yang beroperasi di Sawahlunto. Reparasi ini dibiayai oleh dana CSR beberapa lembaga perbankan yang ada di Sawahlunto.























































