Sementara, Darmilis (53) salah seorang korban banjir hanya bisa pasrah. Menurutnya, banjir terjadi sejak pukul 17.00 wib. Namun, dia tidak menyangka debit air akan setinggi saat ini. “Kami tidak menyangka sedalam ini. Karena selama ini hanya paling dalam setinggi lutut dalam rumah. Namun hari sampai ke pinggang. Jadi semua barang dan pakaian terendam banjir,” ujarnya dengan wajah pasrah.
Walau sudah terendam banjir sejak pukul 17.00 wib sore, namun Darmilis mengaku harus menahan lapar. Lantaran, semua alat dapur juga terencam banjir. “Terpaksa tinggal dalam genangan air sambil menahan lapar. Walau sepertinya air masih bertahan, kita berharap air cepat surut,” ujarnya. (SALIH)
Berikutnya>>> Padang Painan Putus, Tanah Longsor Ikut Menghadang























































