Pembangunan jembatan diawali sejak 2015 untuk menggantikan jembatan lama yang sudah lapuk. Pihak Unand mengalokasikan anggaran Rp 80 juta ditambah partisipasi PT Semen Padang, PT Adhi Karya, Dinas Prasjal Sumbar dan Dinas PU KotabPadang. Sehingga pembangunan jembatan bernilai sekitar Rp. 400 juta lebih.
Sementara itu, Emzalmi selaku tokoh masyarakat Pauh mengatakan kawasan Sungkai akan lebih maju jika akses jalan dan jembatan memadai. Semua itu, bukan saja karena perhatian perhatian pemerintah tetapi juga karena peran serta masyarakat.
“Jika kita bersama memberikan perhatian untuk pembangunan, saya yakin Kampung Sungkai ke depan lebih maju, “sebutnya.
Penulis : Rel
Editor : Saribulih



















































