“Jika tidak ada upaya upaya strategis dalam pendidikan moral, entah kasus menyimpang apa yang akan terjadi pada Sumbar di masa depan, ” tegas Supardi.
Terkait dengan, Balai Kaliki Supardi akan mengupayakan akan merehab arsitektur bangunan tersebut. Untuk menegaskan sebagai tempat destinasi kebudayaan.
Dengan keuangan daerah mungkin belum bisa, hanya untuk iven saja. Namum anggaran pusat bisa dioptimalkan untuk rehab.
Untuk sekarang, kondisi bangunan Balai Kaliki mengalami pelapukan. Diketahui bahwa destinasi ini pernah mendapatkan juara nasional sebagai desa budaya.
Dalam workshop kali ini, jelas Supardi, mengusung tema ” Pewarisan Kearifan Lokal Pada Generasi Muda Menuju Ketahanan Adat dan Budaya”
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Gemala Ranti, mengatakan komitmen untuk membina peningkatan taraf sosial kehidupan masyarakat. Hal ini selaras dengan program strategis gubernur dalam menanamkan nilai kebudayaan kepada masyarakat khususnya rang mudo.























































