25 Tahun Padang FM, Konsisten Sebagai Radio Dakwah

oleh

“Mencipta syair lagu Padang FM itu saya. Semangatnya untuk dakwah dan berberita. Duluan lagunya, baru izinnya. Kemudian baru dilengkapi sarana dan prasarana, alat-alat dan studio,” imbuh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD RI ini mengenang awal-awal berdirinya Padang FM.

Adapun coverage area dari Padang FM itu meliputi Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok (Arosuka), serta Kabupaten Pesisir Selatan (Kawasan Mandeh).

Konsentrasi radio Padang FM, lanjut Leonardy, radio dakwah dengan tagline Radio ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah) yang memberikan informasi, edukasi dan sekaligus menjalankan fungsi kontrolnya sebagai bagian dari dunia pers.

“Di Padang FM itu setiap 15 menit atau pertukaran siaran, ada mutiara hikmah, ayat-ayat, hadist dan fatwa yang diperdengarkan. Awal-awal dulu saya yang menyiapkan naskahnya,” tutur Leonardy.

Dan sebagai radio dakwah, ada program religi yang diasuh buya-buya dan guru besar dari UIN (Universitas Islam Negeri) Imam Bonjol Padang. Di antaranya Masai’l Islamiyah, Tungku Tigo Sajarangan, dan lainnya.

Menarik dibaca