Irfendi yang membuka sambutan dengan dua pantun itu mengakui, jika saat ini gambaran kondisi daerah Limapuluh Kota masih jauh tertinggal dari daerah lain terutama di Sumatera Barat. Namun, berhubung masa kepemimpinan mereka masih baru, ia mengaku sangat membutuhkan bantuan banyak pihak. Terlebih lagi, terkait proses pemekaran nagari yang kini tengah dalam pembahasan dengan DPRD.
“Kita menginginkan, Limapuluh Kota ini sesuai namanya, kelak memiliki seratus Nagari, bukan bertujuan mengaet Dana Desa, tapi semata untuk mensejahterakan masyarakat. Seperti halnya di Painan, Pesisir Selatan, saat ini Nagari mereka terus berkembang setelah dilakukan pemekaran. Makanya, dalam visi-misi pembangunan, sengaja kami tambahkan tagline: Sato Sakaki, Mambangun Nagari,” sebut Irfendi.
WBA
























































