Sementara itu Kota Padang Panjang bersama dengan 14 kabupaten/kota lainnya memilih untuk tidak membuka pendidikan tatap muka dan melanjutkan pendidikan secara tatap maya (online). Hal ini dilakukan karena masih adanya penambahan kasus Covid (+) selama satu bulan terakhir di Kabupaten/Kota tersebut.
Seperti diberitakan Spiritsumbar.com sebelumnya, sejalan masuknya covid -19 di Indonesia, pelajar di Sumbar sejak minggu ke 3 Maret 2020 tidak lagi belajar tatap muka di sekolah. Melainkan secara online dari rumah masing masing.
Dan, beberapa waktu lalu ketika Padang Panjang kembali ke zero covid ada rencana pola belajar kembali tatap muka di ruang kelas.
Sejalan itu, sekolahpun mulai mempersiapkannya dengan protokol kesehatan, bahkan ada yang merencanakan membuka jam belajar dua sif pagi dan sore karena jumlah murid tiap kelas hanya separoh dari sebelum covid. (yetti harni)
Tip & Trik
<<< Sebelumnya
Selanjutnya>>>























































